in ,

4 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi, World Mental Health Day !

tips kesehatan
4 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi, World Mental Health Day !

FREEDAY, Jakarta Hari Kesehatan Mental Sedunia atau World Mental Health Day diperingati setiap tanggal 10 Oktober. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera di mana setiap individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri.

Artinya, mereka dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat berfungsi secara produktif dan bermanfaat, serta mampu memberikan kontribusi kepada lingkungan.

Dalam beberapa bulan terakhir pandemi virus corona mengancam dunia. Bukan hanya secara kesehatan fisik melainkan kesehatan mental setiap individu. Semakin meluas dan bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 jelas menimbulkan rasa panik dan takut.

Baca juga : Bikin Betah Bekerja Di Rumah, Yuk Sulap Rumah Lebih Nyaman dengan 4 Langkah !

Sebagian orang juga merasakan berdiam diri di rumah merupakan sebuah tekanan dan beban yang besar. Jika hal tersebut tak dapat dikendalikan, tekanan itu akan berdampak negatif bagi kesehatan mental.

Tekanan yang berlangsung selama pandemi dapat menyebabkan beberapa gangguan, sepeti ketakutan dan kecemasan yang berlebihan, perubahan pola tidur dan makan, bosan dan stres karena terlalu sering berada di rumah, sulit berkonsentrasi, hingga munculnya gangguan psikosomatis.

Lantas bagaimana cara menjaga kesehatan mental di tengah wabah Covid-19? Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan mental dalam menghadapi pandemi Covid-19.

1. Konsumsi Makanan Bergizi

Komsumsi Makanan Bergizi
Komsumsi Makanan Bergizi

Asupan nutrisi yang tepat dapat memainkan peran utama dalam mengurangi gejala depresi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa nurtisi, seperti protein, asam lemak omega 3, karbohidrat, dan vitamin B dapat menurunkan gejala depresi dan penyakit mental lainnya.

Beberapa makanan yang dapat menjaga kesehatan mental adalah ikan (salmon, tuna, sarden), buah-buahan (apel, pisang, jeruk), kunyit, kacang-kacangan (mete, walnut, hazelnut), dan makanan fermentasi (yogurt, tempe, tahu).

Halaman: 1 2 3

Rekomendasi