in , ,

Berikut 5 Fakta Bansos Covid-19 Dikorupsi, Namun Tetap Diperpanjang Hingga 2021 !

Berikut 5 Fakta Bansos Covid-19 Dikorupsi, Namun Tetap Diperpanjang Hingga 2021 !
Berikut 5 Fakta Bansos Covid-19 Dikorupsi, Namun Tetap Diperpanjang Hingga 2021 !

FREEDAY, JAKARTA – Bantuan sosial (Bansos) menjadi sorotan masyarakat, usai terungkap kasus korupsi yang dilakukan Menteri Sosial Juliari Batubara. Masyarakat pun tidak terima jika bansos yang diperuntukan untuk Covid-19 malah jadi tempat untuk korupsi.

Kendati dikorupsi, bansos tetap akan disalurkan hingga tahun depan. Bukan cuma sembako, bantuan lain seperti subsidi gaji hingga bantuan presiden (Banpres) usaha mikro tetap diberikan pada 2021.

Okezone merangkum fakta-fakta menarik terkait bansos yang dikorupsi hingga diperpanjang 2021, Sabtu (12/12/2020):

Baca juga : Paling Rawan Dikorupsi, KPK Awasi Penyaluran BLT Subsidi Gaji !

1. Niat Korupsi di Awal Covid

Staf Khusus Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo mengatakan, anggaran yang dikorupsi merupakan bantuan sosial sembako yang diperuntukan untuk masyarakat di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Itupun terjadi ketika awal-awal penyaluran bansos yang dilakukan pada masa pandemi covid-19.

“Terinfo yang diduga dikorupsi adalah bansos sembako Jabodetabek, ini program di awal pandemi,” ujarnya saat dihubungi Okezone.

Menurut Yustinus, sebenarnya tidak ada yang salah dengan kebijakan bantuan sosial ini. Karena jika dilihat secara akselerasi dan realisasi cukup menunjukan kinerja yang sangat bagus.

2. Ini Bansos yang Dikorupsi

Secara rinci, total dana yang dipercayakan ke Kemensos itu dibagi-bagi ke dalam 6 program bansos. Keenam progam bansos itu meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total anggaran Rp36,713 triliun, program kartu sembako/BPNT sebesar Rp42,59 triliun, program bansos sembako Jabodetabek senilai Rp6,49 triliun.

Halaman: 1 2 3

Rekomendasi