in , ,

Buruan Cek Rekening, Subsidi Gaji Tahap IV Termin II Telah Disalurkan 

BLT Subsidi Gaji Belum Cair
Bingung BLT Subsidi Gaji Belum Cair ? Segera Laporkan ke sini !

Freeday – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mulai menyalurkan bantuan langsung tunai subsidi gaji/upah (BSU) tahap IV termin II.

Pada penyaluran tahap IV termin II tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan subsidi gaji sebesar Rp 1,2 juta untuk penyaluran November-Desember 2020, kepada 2,44 juta pekerja/buruh.

“Alhamdulillah, hari ini, pemerintah telah menyalurkan bantuan subsidi gaji pada batch keempat, termin dua kepada 2,44 juta pekerja atau buruh,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui keterangan persnya, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga: Terbaru: 6 Syarat Utama Daftar BPUM, Buruan Daftar Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta ke Kantor Ini Agar Dapat SMS Sebelum Akhir November 2020!

Lebih lanjut, kata Ida, pihak Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah memproses dana BLT subsidi gaji/upah tersebut kepada Bank Penyalur, yang merupakan Himbara maupun non-Himbara.

Adapun anggaran bantuan subsidi gaji pada tahap IV, termin II ini mencapai Rp 2,93 triliun.

“Sudah diproses ke KPPN untuk 2,44 juta pekerja atau buruh dengan anggaran yang disalurkan sebesar Rp 2,93 triliun,” ujarnya.

Jika dijumlahkan dari tahap I hingga tahap IV, pemerintah telah menyalurkan subsidi gaji termin kedua kepada 10,48 juta penerima atau 84,5 persen dari keseluruhan penerima yang mencapai 12,4 juta orang.

Jika dirinci pada penyaluran termin kedua ini, tahap I Kemenaker menyalurkan subsidi gaji kepada 2.180.382 pekerja/buruh, tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja/buruh, tahap III disalurkan kepada 3.149.031 pekerja/buruh, dan tahap IV 2.442.289 pekerja/buruh.

Dia menyarankan, bagi pekerja yang merasa berhak mendapat bantuan subsidi gaji/upah namun belum menerima agar segera melapor ke perusahaan tempatnya bekerja dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker,” jelasnya.

Rekomendasi