in ,

Dana Asing Kabur Rp 60 T, Ke mana ? Seperti Ini Kata JPMorgan !

dana asing raib
Dana Asing Kabur Rp 60 T, Ke mana ? Seperti Ini Kata JPMorgan !

Jakarta, FREEDAY – Di tengah kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir 10% sepanjang September ini, investor asing terus keluar (net sell) dari bursa saham Tanah Air.

Net sell asing tercatat secara year to date (ytd) mencapai Rp 60 triliun hingga Rabu (30/9/2020) di pasar reguler.

Data BEI mencatat, IHSG pada perdagangan Rabu ini sesi II pukul 14.18, terkoreksi 0,20% di posisi 4.870. Sebulan terakhir IHSG minus 8,32% dan year to date IHSG ambles 22,72%.

Net sell asing hari ini mencapai Rp 470 miliar, sebulan terakhir asing keluar Rp13,82 triliun, dan tahun berjalan (ytd) sejak Januari mencapai Rp 60,01 triliun.

Saham-saham perbankan besar dilego di sesi I hari ini. Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi paling dalam yakni 3,05% ke Rp 4.920/saham. Net sell BRMI tercatat sebesar Rp 95,90 miliar.

Berikutnya, penurunan saham diikuti oleh saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 2,44% ke Rp 4.400/saham dan saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang turun 1,67% ke Rp 1.175/saham.

Net sell saham BBNI mencapai Rp 15,89 miliar, sementara BBTN sebesar Rp 2,76 miliar.

Tak ketinggalan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga koreksi 0,99% ke Rp 3.010/saham diikuti kemudian oleh saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,91% ke Rp 27.275/saham.

Net sell saham BBRI mencapai Rp 52,16 miiar, sementara saham BBCA yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di BEI (Rp 672 triliun) mengalami net sell Rp 23,71 miliar.

Menurut Executive Director, Head of Indonesia Research and Strategy JPMorgan Sekuritas Indonesia Hendri Wibowo, pelaku pasar masih mencermati sentimen Covid-19 di Indonesia yang meningkat dan implementasi PSBB (pembatasan sosial berskala besar) khususnya di Ibu Kota Jakarta.

Halaman: 1 2

Rekomendasi