in , ,

Diperlukan Aturan Main Robot Trading Forex agar Investor tidak salah langkah!

Investor juga bainya mengecek dan mengetes apakah robot trading itu bisa digunakan di real broker atau pialang forex. Saat ini banyak kejadian money game yang mengatasnamakan robot trading dan ujung-ujungnya scam. Investor juga harus mengecek apakah transaksi bisa dideteksi atau tidak.

Robot trading yang abal-abal alias money game biasanya tidak bisa digunakan di real broker dan tidak bisa terdeteksi transaksinya. Para money game biasanya hany amemakai broker forex tertentu yang tidak jelas asal usulnya, sehingga semua transaksi yang terjadi perlu dipertanyakan.

Sepengetahuan Sutopo, regulasi yang mengatur detil robot trading memang belum ada hingga saat ini. Menurut Sutopo robot trading adalah automatic trading yang dibuat berdasarkan analisa teknikal si trader itu sendiri melalui indikator-indikator.

“Seharusnya tidak masalah dengan aturan jika dipergunakan dengan penuh tanggung jawab, kecuali menjual robot trading yang menjanjikan fix income, pasti profit tanpa menjelaskan risikonya, baru itu yang tidak boleh,” kata Sutopo.

Masyarakat umum yang ingin memakai robot trading baiknya harus diedukasi mengenai risiko dan sistem robot trading tersebut dan tidak ada jaminan menggunakan robot trading akan 100% profit.

Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto mengatakan juga mengatakan baiknya penjaja robot trading mencantumkan disclaimer bahwa jasanya tersebut tidak bisa menentukan secara pasti kondisi yang akan terjadi di depan. Investor juga baiknya mengecek berapa persen keberhasilan dan kegagalan dari teknologi tersebut.

Baca juga : Bitcoin anjlok 5% dan kembali ke bawah US$ 30.000 Kemaren (22/1) !

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengamati robot trading yang melakukan transaksi di pialang Indonesia jumlahnya tidak sebanyak robot trading yang bertransaksi di pialang asing. Investor pun perlu mengetahui bahwa memang ada dua pilihan, yaitu robot trading yang bertansaksi di pialang Indonesia dan robot trading yang bertransaksi di pialang asing.

Robot trading yang bertransaksi di pialang asing lebih marak karena penetapan spread dan komisi lebih kecil dari transaksi pialang di dalam negeri. Tidak heran bila akhirnya banyak tawarna robot trading di Indonesia yang bekerjasama dengan pialang asing, karena Ibrahim mencatat potensi pasar Indonesia besar. Dari jumlah penduduk Indonesia sebesar 30% melakukan investasi valas.

Sumber : investasi.kontan

Halaman: 1 2

Rekomendasi