in

Modus Baru Pinjol Abal-abal: Tiba-tiba Ditransfer dan Ditagih dalam Jumlah Besar, Begini Cara Melaporkannya

Rupanya, diakui oleh Robby, pemilik akun IBBORN yang dihubungi Kompas.com bahwa dirinya memang pernah mengakses pinjaman dari applikasi pinjaman online yang terdapat di PlayStore.

“Dan sejauh ini lancar, tidak ada yang bermasalah. Karena jelas detail pinjamannya, tenornya, dan waktu pengembaliannya,” ujarnya.

“Namun, khusus yang transfer ini saya tidak merasa meminjam. Karena tidak masuk akal, dana masuk tanggal 1 sebesar Rp 804.000, terus saya harus bayar tanggal 6 sebesar Rp 1,2 juta,” katanya lagi.

Nah, jika kamu mengalami peristiwa merugikan oleh pinjaman online illegal, kamu dapat melaporkan ke polisi setempat untuk dilakukan proses hukum.

Kamu juga bisa menyampaikan data pinjaman online tersebut ke SWI melalui email waspadainvestasi@ojk.go.id untuk dilakukan pemblokiran dan diumumkan ke masyarakat.

Baca juga : Anda Butuh Dana Akhir Tahun? Jangan Pinjam ke Fintech Ilegal, hanya 152 yang Resmi!

Seperti yang diwartakan Kontan.co.id, pinjaman online illegal beroperasi tanpa izin OJK dan biasanya tidak memenuhi aturan operasional bisnis yang berlaku.

Biasanya mereka menawarkan pinjaman uang atau gadai secara cepat dan dengan proses yang mudah sehingga orang tertarik untuk melakukan pinjaman.

Namun di balik persyaratan yang mudah, ternyata ada bunga yang besar dan merugikan.

Mereka tak segan-segan untuk meneror nasabah ataupun orang-orang terdekat nasabah apabila nasabah tidak membayar cicilan pinjaman tersebut.

Halaman: 1 2 3

Rekomendasi