in

Oppo, Vivo dan Xiaomi Agresif Mengambil Pasar Huawei

FREEDAY – Oppo, Vivo dan Xiaomi Agresif Mengambil Pasar Huawei. Walaupun terkena sanksi berat dari Amerika Serikat, Huawei masih kuat dan berstatus vendor smartphone terbesar kedua di dunia. Akan tetapi dalam jangka panjang, Huawei makin rentan terancam oleh vendor ponsel yang sama-sama berasal dari China.

Oppo, Vivo dan Xiaomi Agresif Mengambil Pasar Huawei

Dikutip detikINET dari Reuters, pelaku industri menyebut para rival Huawei seperti Oppo, Vivo dan Xiaomi belakangan agresif untuk mengambil pangsa pasar Huawei. Hal itu memanfaatkan kondisi Huawei yang dipersulit memakai teknologi asal AS, termasuk chip dan OS Android.

Huawei juga baru saja telah menjual anak usahanya di bisnis HP menengah ke bawah, Honor. Pemilik baru Honor adalah Shenzhen Zhixin New Information Technology yang merupakan perusahaan milik pemerintah kota Shenzhen.

Di sisi lain karena tidak boleh memakai chip dengan teknologi asal AS, Huawei mengaku tidak bisa lagi memproduksi prosesor kelas atas Kirin bagi smartphone high end.

“Apa yang bisa kita lihat sekarang adalah, baik Oppo, Vivo atau Xiaomi menaikkan perkiraan penjualan mereka pada tahun depan,” kata Derek Wang, eksekutif Realme.

“Mereka percaya sanksi terhadap Huawei sedikit banyak akan berdampak di pasar internasional dan mereka mungkin ingin mengambil pasar Huawei,” tambah dia.

Realme sendiri mengklaim dalam jalur memproduksi pengapalan smartphone sampai dua kali lipat jumlah 50 juta unit yang tercapai tahun ini. Xiaomi menurut sumber memesan sampai 100 juta unit smartphone antara kuartal IV 2020 sampai kuartal I 2021.

Oppo dan Vivo pun tak ketinggalan mematok target yang tinggi. Sumber terkait menyebut semua merek China itu telah meningkatkan angka pemesanan dalam proses pembuatan smartphone. Apakah mampu menjungkalkan Huawei? Waktu yang akan menjawabnya.

SUMBER; INET.DETIK.COM

Rekomendasi