in

“UPDATE: Bertambah 1.882, Kini Ada 91.751 Kasus Covid-19 di Indonesia”

JAKARTA, KOMPAS.com – Gugus Tugas Covid-19 mengungkap data yang memperlihatkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat. Hal ini menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Data yang dihimpun hingga Rabu (22/7/2020) pukul 12.00 WIB memperlihatkan bahwa ada 1.882 kasus baru Covid-19 dalam 24 terakhir. Penambahan itu menyebabkan total ada 91.751 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Adapun, 1.882 kasus baru ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan 25.302 spesimen dari 11.782 orang dalam sehari. Dengan catatan, satu orang bisa diambil spesimennya lebih dari satu kali. Pemerintah secara total sudah melakukan pemeriksaan 1.283.109 spesimen dari 749.626 orang yang diambil sampelnya. Data persebaran Pemerintah telah mengonfirmasi sejak 10 April 2020 bahwa 34 provinsi atau semua provinsi sudah terpapar penularan virus corona. Secara khusus, kini sudah ada 469 kabupaten/kota yang mencatatkan kasus Covid-19, dari total 514 kabupaten/kota dari Aceh hingga Papua.

Namun, tercatat ada lima provinsi dengan kasus baru terbanyak pada periode ini. Mereka adalah:

 1. DKI Jakarta dengan 392 kasus baru

 2. Jawa Tengah dengan 319 kasus baru

3. Jawa Timur dengan 265 kasus baru

4. Sumatera Utara dengan 169 kasus baru

5. Sulawesi Selatan dengan 150 kasus baru

Data pasien sembuh dan meninggal Dalam periode yang sama, data itu juga memperlihatkan adanya penambahan 1.789 pasien Covid-19 yang sembuh. Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona. Total ada 50.255 pasien yang dianggap sembuh dari Covid-19 dan tidak lagi terinfeksi virus corona.

Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ada 139 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam periode 21 – 22 Juli 2020. Sehingga, total pasien meninggal setelah dinyatakan terjangkit virus corona ada 4.459 orang. Selain itu, pemerintah juga mencatat sudah ada 44.222 orang yang berstatus suspek Covid-19.

SUMBER : Kompas

Rekomendasi